Hot Issue

Dari tahun 1919 Berdiri, PT Nyonya Meneer Dinyatakan Pailit

yanti10 1 2,288

Sering dengar Produsen Jamu tenar Nyonya Meneer?atau sering pake produknya kaya minyak telon?  baru-baru ini terdengar kabar kurang mengenakan tentang PT Nyonya Meneer, karena produsen jamu yang berdiri sejak tahun 1919 ini terancam bangkrut.

 

Ini beritanya yang sumbernya saya dapatkan dari http://www.jawapos.com

 

 

SEMARANG-Pabrik jamu legendaris PT Nyonya Meneer (PT Njonja Meneer) dinyatakan pailit oleh Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Kamis (3/8/2017). Majelis hakim yang dipimpin Nani Indrawati mengabulkan gugatan kreditur konkuren asal Turisari Kelurahan Palur Kabupaten Sukoharjo Hendrianto Bambang Santoso.

“Mengabulkan permohonan pemohon untuk seluruhnya dan menyatakan batal perjanjian perdamaian yang telah dilakukan serta menyatakan PT Nyonya Meneer dalam keadaan pailit,” kata Nani dalam amar putusannya.

PT Nyonya Meneer digugat pailit karena memiliki tumpukan utang pada sejumlah kreditur. Pada 8 Juni 2015, majelis hakim Pengadilan Niaga Semarang yang dipimpin Dwiarso Budi Santiarto menyatakan perjanjian perdamaian antara debitur dan 35 kreditur tentang Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) pada 27 Mei 2015 telah sah. Tapi putusan Pengadilan Niaga ini digugat oleh salah satu krediturnya, Hendrianto, dan dikabulkan majelis hakim PN Semarang.

Usai sidang, kuasa hukum Hendrianto Bambang Santoso, Eka Windiarto menyampaikan, langkah selanjutnya, nasib para buruh harus diperjuangkan dan semua kreditur harus terjamin pembayarannya

 

Turut sedih ya dengernya.. tapi begitulah roda kehidupan, selalu berputar. Dulu di masa jayanya Nyonya Meneer pernah menguasai pangsa pasar jamu dan salah satu mereknya yang terkenal adalah Minyak Telon.

 

Author

Lv.3 yanti10  Bayi
3,779 (64%)

Bersyukurlah dengan apapun yang kamu punya


Comments

Irmah
waduh beneran tutup

Rank di Hot Issue (23)
  • No Article.
  • November 2019
Category
Acara
  • Tidak Ada Artikel.
Recent Statistic
Share to Facebook Share to Twitter Share to Google+