Hot Issue

Mengenal Penyakit Difteri yang Mewabah di Indonesia

AisyNabilla 0 428

Kementerian Kesehatan telah menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) terhadap fenomena penyakit Difteri yang sampai dengan November 2017, telah mewabah di berbagai wilayah, setidaknya 20 provinsi di Indonesia, antara lain Sumatra Barat, Dki Jakarta, Jawa Barat, Jawa tengah, Aceh dan Kalimantan Timur. Diantara 622 kasus difteri yang ditemukan oleh Kementerian Kesehatan, 32 diantaranya meninggal dunia. Pada dasarnya, penyakit berbahaya ini dapat menular semua kalangan dengan yang termuda yaitu 3,5 tahun dan yang tertua 45 tahun. Namun, mereka yang rentan terkena infeksi adalah anak usia dini atau balita. Lalu, apa sebenarnya difteri? Yuk, kenali penyakit difteri -gejala, pencegahan dan pengobatan- lewat penjelasan ini!

Sebelum membahas penyakit ini lebih jauh, ada baiknya kita mengenal difteri terlebih dahulu. Difteri adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh kuman Corynebacterium.

Ada dua jenis penyakit difteri yang secara fatal dapat tertular. Pertama, difteri dalam Pernapasan (respiratory) yang berefek di area tenggorokan, hidung dan amandel. Kemudian, ada difteria pada kulit (cutaneous) yang berefek di area kulit.

Penyebab difteri sendiri pada umumnya tersebar melalui kontak langsung dengan penderita, carrier atau pembawa kuman Corynebacterium yang mengkontaminasi udara dengan keluarnya air ludah melalui batuk, bersin atau sekedar di saat berbicara. Akibat dari terhirupnya kuman tersebut kemudian membentuk lapisan khas pada selaput lendir saluran pernapasan yang juga menyebabkan kerusakan otot-otot jantung, ginjal dan jaringan saraf.

Dalam kondisi terburuknya, kuman difteri dapat menimbulkan kematian mendadak serta kelumpuhan saraf-saraf akibat zat racun atau eksotoksin yang tersebar pada tubuh.

Lalu, apa saja gejala difteri?

Gejala penyakit ini biasanya berlangsung selama 2 sampai 4 hari setelah kontak langsung dengan kuman Corynebacterium. Pada hari-hari pertama, gejala yang muncul terlihat ringan akan tetapi seiring waktu bertambah parah dengan gejala-gejala yang paling sering muncul pada anak usia dini berupa sakit menelan, kesulitan bernapas, demam, suara serak, napas berbunyi (stridor), perbesaran kelenjar getah bening, pilek atau beringus, pembengkakan atap mulut (palate).

Gejala difteria yang menular pada kulit, biasanya lebih ringan dan mungkin terlihat munculnya bintik-bintik kuning atau luka pada kulit.

Apa yang dapat dilakukan untuk mencegahnya?

Pemerintah sendiri dalam hal ini, Kementerian Kesehatan, menekankan masyarakat untuk melakukan imunisasi (DTP) sebagai langkah awal yang harus dilakukan kepada anak usia dini. Vaksin tersebut meliputi difteri, tetanus dan pertusis atau batuk rejan. Pemberian vaksin DTP termasuk wajib bagi anak-anak di Indonesia selama 5 kali yaitu, suntikan ke-1 di umur 2 bulan, suntikan ke-2 di umur 3 bulan, suntikan ke-3 di umur 4 bulan, suntikan ke-4 di umur 1,5 tahun dan suntikan ke-5 di umur 5 tahun.

Bagaimana pengobatan penyakit ini?

Pengobatan penyakit ini sebenarnya bergantung kepada gejala yang muncul, umur dan kondisi umum kesehatan balita. Untuk pengobatan  penyakit difteri, segeralah bawa anak ke dokter sehingga dapat dirawat di rumah sakit dan terisolasi agar tidak menular kepada yang lainnya. Perawatan yang dilakukan untuk penyakit difteri adalah dengan istirahat yang baik, mengonsumsi makanan bergizi dan obat antibiotik yang diberikan di awal sebelum tersebarnya racun dalam tubuh anak. Antitoksin juga dapat diberikan dengan antibiotik jika diperlukan.

Nah, itu dia informasi seputar penyakit difteri terutama cara pencegahan dan pengobatan yang penting diketahui khususnya bagi Anda sebagai orang tua. Mencegah lebih baik daripda mengobati, bukan?

 

sumber: go-dok.com

Author

Lv.5 AisyNabilla  Bayi
8,010 (33.7%)

Anda belum memasukkan tandatangan


Comments

Nomor Klasifikasi Subjek Penulis Tanggal Dilihat Suka
75 Dalam Negeri Mengungkap 8 Manfaat Baby Oil Bagi Tubuh AisyNabilla 05.17 243 0
74 Dalam Negeri Buah yang Baik Dikonsumsi Bagi Ibu Hamil AisyNabilla 04.26 271 0
73 Dalam Negeri Setelah Membaca Ini, Yakin Kamu Masih Mau Memasang Tato di Tubuh? AisyNabilla 04.19 286 0
72 Dalam Negeri Setelah Mengetahui 7 Manfaat Donor Darah, Dijamin Bisa Menghilangkan Ketakutan Kamu, Deh! AisyNabilla 04.12 311 0
71 Dalam Negeri Ladies, Gunakan 9 Bahan Alami Ini Kalau Ingin Tampil Cantik dan Feminin dengan Rambut Panjang AisyNabilla 04.05 382 0
70 Dalam Negeri Cara Cepat Menjadi Sixpack dengan 7 Menu Diet Alami AisyNabilla 03.29 381 0
69 Dalam Negeri Cara Atasi Migrain Secara Alami AisyNabilla 03.22 350 0
68 Dalam Negeri Jangan Anggap Sepele, Ini 5 Hal yang Akan Terjadi Jika Karang Gigi Dibiarkan Menumpuk AisyNabilla 03.15 381 0
67 Dalam Negeri Bukan Hanya Segar Dimakan, Buah Ini Juga Bisa Digunakan Sebagai Masker, Lho! AisyNabilla 03.06 314 0
66 Dalam Negeri Kondisi Ini, Jadi Ciri Pil Kb Tidak Cocok AisyNabilla 02.15 334 0
65 Dalam Negeri Manfaat Jahe; Si Penghangat Banyak Manfaat AisyNabilla 01.09 399 0
bacaan Dalam Negeri Mengenal Penyakit Difteri yang Mewabah di Indonesia AisyNabilla 01.03 429 0
63 Dalam Negeri Buah untuk Melancarkan Pencernaan, Ini Daftarnya! AisyNabilla 12.28 388 0
62 Dalam Negeri Aromaterapi ; Kawan Ataukah Lawan? AisyNabilla 12.11 450 0
61 Dalam Negeri Bahaya Shisha yang Harus Kamu Ketahui AisyNabilla 11.22 619 0
60 Dalam Negeri Penggunaan Masker Hidung yang Tepat Komentar1Post AisyNabilla 09.18 707 1
59 Luar Negeri Madu termahal di dunia ini, harganya bisa ratusan juta! ririn10 09.13 605 0
58 Dalam Negeri Situs Pengetahuan Umum Terupdate dan Terlengkap akupaham 08.30 624 0
57 Dalam Negeri AkuPaham: Ini Dia Manfaat Senyuman dan Tertawa akupaham 08.19 629 0
56 Dalam Negeri Dari tahun 1919 Berdiri, PT Nyonya Meneer Dinyatakan Pailit Komentar1Post yanti10 08.04 1029 0
Rank di Hot Issue (23)
  • Tidak Ada Artikel.
  • July 2018
Kategori
Acara
  • Tidak Ada Artikel.
  • Tidak Ada Artikel.
Statistik saat ini
Share ke Facebook Share ke Twitter Share ke Google+